NEWS UPDATE :  

Berita

Hujan Deras Guyur Cilegon, SMPN 6 Terendam Banjir: Guru dan Karyawan Kompak Gelar Gotong Royong

CILEGON – Intensitas hujan yang tinggi pada Sabtu malam (7/3/2026) mengakibatkan sejumlah wilayah di Cilegon terdampak banjir. Salah satu fasilitas pendidikan yang mengalami dampak cukup serius adalah SMPN 6 Cilegon.

Hujan lebat yang mulai turun sejak pukul 20.00 WIB tersebut menyebabkan debit air meningkat hingga memasuki area sekolah. Pihak sekolah baru menerima laporan kondisi gedung pada Minggu pagi (8/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB melalui laporan dari penjaga sekolah.

Berdasarkan pantauan di lokasi, air sempat merendam beberapa titik vital di sekolah, di antaranya sejumlah Ruang Kelas Siswa, Ruang Guru, Ruang Bimbingan Konseling (BK), dan Area Administrasi lainnya.

Ketinggian air yang masuk ke dalam ruangan mengakibatkan beberapa sarana prasarana sekolah sempat tergenang lumpur sisa luapan air.

Merespon kondisi darurat tersebut, Kepala SMPN 6 Cilegon segera menginstruksikan seluruh dewan guru dan karyawan untuk hadir ke sekolah pagi ini. Tujuannya adalah melakukan kerja bakti massal guna memastikan lingkungan sekolah kembali bersih dan siap digunakan untuk aktivitas belajar mengajar di hari Senin.

Meski terjadi pada hari libur, antusiasme para guru dan karyawan terlihat sangat tinggi. Dengan mengenakan pakaian bebas dan perlengkapan kebersihan, mereka bahu-membahu menyapu sisa air, membersihkan lumpur di lantai, serta menyelamatkan inventaris sekolah yang masih bisa digunakan. Hadir pula dalam kegiatan gotong royong ini Pengawas Pembina SMP (Muryanti, S.Pd.Si.) dan Perwakilan Paguyuban Sekolah meninjau keadaan pasca banjir dan kegiatan bersih-bersih. 

Kepala SMPN 6 Cilegon (Yeni Rahmiani, M.Pd.) menyampaikan apresiasi mendalam atas kesigapan seluruh timnya dalam menghadapi musibah ini. "Kami bergerak cepat agar dampak banjir ini tidak mengganggu proses KBM besok. Saya sangat bangga dan berterima kasih melihat semangat luar biasa dari rekan-rekan guru dan staf. Meskipun ini hari Minggu, mereka hadir dengan penuh semangat gotong royong demi kenyamanan siswa-siswi kita," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan hampir rampung dan kondisi sekolah berangsur kembali normal. Pihak sekolah juga terus melakukan antisipasi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi malam nanti.